featured item

Bupati Belitung Titipkan 25 Bidan Kepada AKBID Bandung

Oleh : ariep


(BANDUNG), Hari ini, Jum’at 17 Desember 2010, Bupati Belitung Ir.H.Darmansyah Husein berkesempatan mengunjungi Akademi Kebidanan Bandung Yayasan Ciara Putri Bandung dalam rangka serah terima Bidan Tugas Belajar asal Kabupaten Belitung sebanyak 25 orang. Di awal acara yang diadakan di Aula Poltekes Bandung Jalan Eickman sekitar pukul 08.30 WIB, Darmansyah menitipkan secara langsung para bidan Belitung kepada Plh. Direktur Akademi  Kebidanan Bandung Yayasan Ciara Putri Bandung, Drg. Hj.Sri Artini, M.Pd. “Saya titipkan semua bidan ini kepada Ibu Direktur, Ibu-Ibu dosen dan seluruh citivitas akademika Akbid Bandung agar dapat menimba ilmu pengetahuan dan pengalaman disini hingga dua tahun mendatang atau sampai mereka selesai studinya”, ujar Darmansyah.

Diungkapkan oleh Bupati Belitung, seiring dengan perkembangan zaman, maka kebutuhan akan tersedianya aparatur pemerintah khususnya tenaga medis di bidang kebidanan sangatlah penting. Apalagi salah satu misi dari pemerintah Kabupaten Belitung adalah meningkatkan kompetensi dan kualitas SDM serta aparatur pemerintah, salah satu profesi tenaga kebidanan.  Karena itu, para bidan harus benar-benar berkualitas, ditambah lagi sesuai dengan Permenkes Nomor: HR.02.02/Menkes/149/2010 tentang Izin Penyelenggaraan Praktik Bidan. Peraturan ini mensyaratkan agar bidan mesti mengantongi ijazah minimal D3 untuk dapat berpraktik membantu persalinan.

Bupati Belitung berharap agar para Bidan yang mengikuti program tugas belajar pendidikan tingkat lanjut dari jenjang D1 menjadi D3 dapat belajar dengan baik dilandasi dengan motivasi belajar yang positif pula, sekalipun mesti berpisah dengan keluarga sementara waktu. Eksistensi bidan sangat penting, karena kualitas bidan yang baik juga turut menentukan kualitas dan kecerdasan bayi yang dilahirkan. Penanganan ibu yang melahirkan mesti cepat, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Diharapkan juga agar para bidan dapat menjadi pengawal moralitas bangsa untuk mengatasi dan meminimalisir angka aborsi di kalangan masyarakat terutama generasi muda, pelajar dan mahasiswa yang masih sangat tinggi jumlahnya. Hal ini mengindikasikan bahwa tugas bidan tidaklah mudah, karena itu belajarlah yang rajin, jangan sering-sering pulang dan mesti selesai tepat waktu sebab biaya pendidikan ini merupakan uang rakyat jadi harus dikembalikan lagi buat rakyat dengan cara membantu mereka. “Tanamkan motivasi untuk mengamalkan pengetahuan dan amal ibadah,”harap Darmansyah.

Selanjutnya Plh. Direktur Akademi Kebidanan Bandung Yayasan Ciara Putri Bandung, Sri Artini, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihak yayasan sangat berterimakasih atas kepercayaan dan amanah kabupaten Belitung agar pihak yayasan terlibat langsung dalam proses pendidikan bidan ini. Ke depan, diharapkan bentuk kerjasama ini dapat terus berlanjut dengan skup yang lebih luas lagi. “kepercayaan ini, insyallah akan kami jalankan dengan sebaik mungkin karena pengalaman Akbid Bandung dalam program seperti ini terbilang cukup banyak. Keinginan tulus Belitung untuk memajukan putra daerah dan SDM melalui pendidikan di berbagai jenjang mestinya juga diikuti oleh daerah-daerah yang lain”, Kata Sri.

Acara serah terima diakhiri dengan beberapa rangkaian kegiatan seperti saling tukar cinderamata, doa dan sesi foto bersama dihalaman Poltekes bandung tempat kegiatan berlangsung.

Susilawati, SE selaku Kakan Diklat Belitung yang hadir pada acara ini untuk mendampingi Bupati Belitung menyatakan bahwa dirinya sangat lega dapat merealisasikan kegiatan ini hingga terlaksananya acara serah terima. “Mereka (para bidan) telah berada di Bandung dan mengikuti martikulasi sejak dua Minggu yang lalu. Satu langkah penting pemkab Belitung telah dapat dilaksanakan artinya perhatian pemerintah atas tersedianya SDM berkualitas yang selama ini menjadi tugas Diklat perlu terus dilakukan secara berkesinambungan di masa-masa yang akan datang, “jelas Susi. 

Turut hadir dalam rombongan Bupati Belitung yaitu Kadinkes Belitung yang diwakili oleh Joko sarjono, SKm selaku Kabid kesehatan Masyarakat dan Haris Maryono, SE selaku kasi bidang pendidikan dan pelatihan. Hadir pula beberapa orang dosen, pengurus yayasan dan para mahasiswa reguler Akbid Bandung Yayasan Ciara Putri Bandung.”

Acara ini dimanfaatkan pula oleh para mahasiswa dalam hal ini para bidan tugas belajar Belitung pada Akbid Bandung Yayasan Ciara Putri Bandung untuk beramah-tamah dengan Bupati Belitung. Tampak para bidan Belitung sangat antusias menyalami Bupati Belitung dan bercerita tentang pengalaman dua minggu mengikuti martikulasi mata kuliah kimia. “ Mata kuliah Kimia bikin kita ngak bisa tidur dan stres juga, namun kita akan tetap semangat dan doakan kami agar bisa lulus tepat waktu,”ungkap Yuni salah seorang bidan Belitung.**** (dari Bandung Jawa Barat, Zakina melaporkan). 

 Sumber : Humas Setda Kab. Belitung